3 Makanan dan Kuliner Top Ekstrem ala Minahasa

Makanan dan kuliner ekstrim Minahasa - Kawasan semenanjung yang berada di Sulawesi Utara Indonesia ini diam-diam juga menyimpan menu kuliner beragam. Mulai kue klappertaart yang terkenal lezatnya sampai menu tak lazim yang terjual bebas di pasaran. Semuanya bisa dengan mudah Anda temukan saat traveling ke mari. Berikut menu ekstrem Manado yang wajib Anda tahu:

  • Sengsu
Makanan dan kuliner ekstrem Minahasa berikutnya adalah sengsu alias tongseng asu atau tongseng anjing. Ya, di beberapa daerah di Indonesia, daging anjing memang kerap diajadikan disantap sebagai sumber protein baik secara terang-terangan maupun diam-diam.

Makanan dan kuliner ekstrim Minahasa

Umumnya, sengsu dimasak dengan bumbu seperti cabai, jahe, sereh, kunyit, bawang merah, jeruk, dan berbagai bumbu rempah lainnya. Soal rasa, sebagian orang mengeluhkan efek manas ketika menyantapnya. Rasa pedas sengsu ini semakin menguat ketika rempah andaliman digunakan sebagai salah satu bumbunya.

  • Tikus bakar mentega
kuliner ekstrem Minahasa

Bila di Manado Anda bisa menemukan kawok, yakni olahan tikus kebun, di Minahasa juga tersedia menu serupa, satai tikus. Konon, menu satu ini memiliki rasa yang tak kalah lezat dengan ayam bakar, lho. Tikus yang ada akan dibumbui dengan berbagai jenis bahan dapur yang salah satunya adalah mentega.

Tentu saja kuliner ekstrem ini membuat orang yang tak biasa menjadi jijik. Meski begitu, penjual tikus bakar mentega ini mengaku bahwa bahan yang digunakan tidak sembarangan. Mereka tidak menggunakan tikus rumahan, melainkan tikus-tikus yang diambil dari hutan yang konon belum terkontaminasi sampah manusia.

Selain dibakar dengan mentega, tikus hutan juga umumnya dimasak dengan bumbu rica dan santan. Warga sekitar pun mengungkapkan bahwa mereka mampu melahap hewan ini paling sedikit lima ekor untuk merasa kenyang.
  • Rintek Wuuk
kuliner ekstrem Minahasa

Selain sengsu, menu makanan daging anjing juga dikenal dengan istilah RW yang merupakan singkatan dari rintek wuuk. Umumnya, daging anjing ini bisanya dimasak dengan cabai khas Toraja sehingga memiliki cita rasa pedas.

Meski begitu, konsumsi daging anjing bukanlah sajian utama di upacara adat Tana Toraja. Menu ini lebih identik dengan kalangan bawah. Sementara itu, sajian utama untuk kalangan bangsawan atau raja sendiri adalah daging kerbau. Umumnya, daging anjing ini dipotong kecil-kecil seperti cincangan daging sapi. Kemudian, daging akan ditumis dengan sejumlah bumbu sampai kering.
Makanan dan kuliner ekstrem Minahasa lainnya juga dapat Anda temukan di Pasar Tomohon. Di sana, Anda akan melihat daging celeng, ular, babi, monyet, maupun kucing digantung bebas untuk diperjual belikan sebagai konsumsi masyarakat. Hmm, ngeri ya.


EmoticonEmoticon